Season 4 ini menceritakan tentang Derek Cho, salah satu polisi berkebangsaan AS yang kebetulan ada tugas yang harus dia selesaikan di Korea Selatan, dan di sana dia membawa serta adiknya yaitu Lisa Cho yang berkeinginan mencari ayah kandung mereka, dan beberapa waktu sebelum mereka datang, pembunuhan berantai yang dilakukan oleh orang berpakaian seperti circus dengan mayat yang dikalungi lampu kelap kelip dan biasanya terjadi saat Hari Natal, terjadi. Dan apesnya, Lisa Cho harus menjadi korban salah satu pembunuh berantai itu karena dia nggak sengaja memergoki pembunuhan di unit apartemen yang dekat dengan apartemen yang dia kunjungi untuk menemui salah satu orang yang bisa memberinya petunjuk tentang ayah kandung mereka. Akhirnya Derek Cho memutuskan untuk tinggal di Korea Selatan sampai dia bisa mengungkap dan menangkap pembunuh adiknya. Sebelum kasus pembunuhan yang membuat Lisa Cho jadi korban, Kwon Joo sudah dapat banyak e-mail dari Circus Man yang salah satu isinya adalah memperingatkan pembunuhan selanjutnya yang bakalan terjadi pada sebuah keluarga yang tinggal di sebuah unit apartemen.
Dan guess what? Salah satu klu yang dikasih di awal adalah pelakunya mirip banget sama Kang Kwon Joo alias pemimpin tim Golden Time, tapi sebelum Derek Cho mencurigai Kwon Joo lebih jauh, temannya yang dari AS memeriksa rekaman CCTV yang menunjukkan seseorang yang mirip sama Kwon Joo dan mengkonfirmasi bahwa itu bukanlah Kwon Joo yang asli, melainkan seseorang yang menyamar sebagai Kwon Joo dengan mengenakan topeng dan riasan khusus, tapi kalau dilihat dari perawakannya memang benar benar mirip sama Kwon Joo dan aku pikir Kwon Joo punya kembaran yang terpisah jauh sama dia, tapi ternyata apa yang aku pikirkan nggak terjadi. Ada seseorang dari masa lalu Kwon Joo yang terungkap di sini kenal dan dekat sama Kwon Joo sampai akhirnya dia terobsesi untuk menjadi Kwon Joo, tapi versi jahatnya. Jadi si peniru ini udah nyari tahu banyak soal Kwon Joo dan tahu kalau Kwon Joo punya kelebihan bisa mendengar suara sekecil apapun dari radius tertentu, dan kemampuan itu digunakan untuk menyelamatkan orang orang, sementara si peniru ini membuat alat bantu pendengaran yang membuat dia bisa mendengar suara sekecil apapun bahkan kemampuannya di atas Kwon Joo, tapi kemampuannya justru digunakan untuk membunuh orang orang. Di sini seperti Kwon Joo dihadapkan oleh dirinya sendiri dengan versi yang berbeda dan untungnya Kwon Joo nggak kemakan pancingannya si pelaku sehingga Kwon Joo tetap bisa berpikir jernih kalau dia nggak sama seperti si peniru dirinya. Walaupun si penirunya adalah monster, dia nggak mau jadi monster juga. Konflik yang dihadapi Kwon Joo hampir sama dengan yang dialami oleh Do Kang Woo di season 3 sebelumnya, bedanya kalau Kang Woo memang ada hubungan darah dengan serial killer yang mereka cari, dan Kwon Joo nggak ada hubungan darah dengan si peniru dirinya di season 4 ini.
Duh, sorry ya, malah jadi spill the tea tipis tipis gini.
Sama seperti di season season sebelumnya, di season ini juga mereka masih bertahan sebagai Golden Team yang menangani beberapa kasus di samping mengerjakan kasus utama yang mana beberapa kasus kasus selingannya juga ada yang memberikan mereka klu guna memecahkan kasus utama.
Untuk memburu si Circus Man, serial killer tersebut, mereka rela pindah kantor ke Pulau Vimo sampai pelaku sebenarnya tertangkap dan alasan kenapa season 4 ini lebih epik lagi adalah masalah utama mereka nggak cuma satu, tapi malahan menurutku masih ada satu masalah utama lagi. Yang pertama, jelas, masalah mereka adalah Circus Man yang ternyata akan mengungkap masa lalu Kwon Joo, dan masalah yang kedua adalah misteri Desa Sonang, salah satu desa di Pulau Vimo, yang punya rahasia gelap, hampir mirip sekte sesat tapi ini lebih ke perdukunan, yang mana masalah di Desa Sonang ini juga ada kaitannya sama Circus Man yang mereka cari.
Di episode terakhir season 3 dikasih sebuah epilog yang menurut teoriku, season 4 ada kaitannya dengan situs gelap Dokter Fabvre, tapi ternyata hint tentang situs itu nggak diperlihatkan di awal, justru si serial killernya ini membuat situs gelapnya sendiri yang bernama Circus Man, sebuah situs yang digunakan si serial killer untuk mencari mangsanya. Kalau aku jelasin lebih banyak nanti malah spoiler abis abisan, jadi lebih baik ditonton aja kalau penasaran hehehehe.
Oke, balik ke hint Dokter Fabvre itu tadi yang nggak dikasih di awal season 4, kupikir memang nggak ada hubungannya dengan situs gelap yang muncul di season 3, jadi aku kesampingkan dulu soal situs itu, dan ternyata baru terungkap apa peran situs Dokter Fabvre di season 4 ini menjelang episode akhir (silakan tonton sendiri wkwk).
Premis yang diusung di season 4 ini belum aku temukan di drakor genre crime yang sejauh ini sudah aku tonton karena kalaupun mereka mengusung tema tentang masalah mental atau kejiwaan, pasti yang diusung adalah si serial killer ini mengidap gangguan anti sosial yang mengarah ke psikopat, tapi di season 4 ini berkaitan dengan masalah kepribadian si pelaku yang lebih dari satu, dan itu adalah salah satu kendala terbesar untuk Golden Time dan Derek Cho untuk melacak pelaku sebenarnya karena bahkan pelakunya nggak ingat kalau dia pernah melakukan pembunuhan sebab kepribadiannya sering kali berubah ubah dalam waktu berdekatan.
Aku sendiri merasa "gemas" dengan si serial killernya yang beberapa kali setelah tertangkap bisa kabur, bahkan mendekati akhir, aku pikir si serial killer ini nggak akan berhasil tertangkap karena dihalangi sama masyarakat Desa Sonang karena si pelaku ini adalah cucu dari orang yang dituakan di desa itu, jadi para polisi harus melawan masyarakat desa dan untungnya berhasil sih.
Untuk season 4 aku kasih rating 9/10 dan menurutku juga, Voice dari season 1 sampai 4 ini adalah drama Korea genre crime terbaik yang pernah aku tonton karena bagaimana mereka menangani kasus yang harus dipecahkan oleh Tim Golden Time benar benar keren sehingga alurnya nggak terlalu lambat apalagi terlalu cepat, alurnya pas. Belasan episode menurutku digarap dengan apik dan sesuai porsinya. Sensasi tegang saat memburu pelaku kejahatan juga benar benar bisa dipertahankan sampai di season 4, jadi itu yang bikin Voice series ini bikin ketagihan untuk ditonton.
Menurut kabar sih katanya bakalan ada season 5 sekaligus penutup Voice series, pemainnya masih dengan Kang Kwon Joo, tapi untuk lawan mainnya masih belum tahu dan di season 5 nanti kata penulisnya, akan mengungkap cukup dalam mengenai kemampuan pendengarannya Kwon Joo karena memang di season 1-3, Kwon Joo walaupun tokoh utama, nggak banyak yang tahu gimana latar belakangnya, dan untungnya dikasih sedikit hint di season 4. Nggak sabar buat nunggu season 5 dan kalaupun drakor ini sampai season 10 juga aku bakalan betah nonton selama alurnya masih fresh dan tepat. Pokoknya i'm glad that Voice series is exist karena ini kayak memenuhi kebutuhanku yang haus sama drakor drakor bergenre crime.
Sampai jumpa di review review yang lainnya.
0 comments:
Posting Komentar