Ada salah satu tokoh yang sebelumnya nggak terlalu krusial menurutku, tapi di akhir dia mengalami pengembangan karakter yang cukup bagus, tokohnya adalah Kook Young Soo. Dia adalah yang paling berambisi untuk ikut CSAT di saat teman temannya sudah nggak semangat lagi, karena apa yang diharapkan dari perjuangan mereka yang seolah tanpa akhir itu? Bertahan hidup aja udah syukur, boro boro mikirin CSAT. Mereka kayak udah kehilangan harapan. Dan mendekati akhir episode, terungkap juga kenapa Young Soo sangat berambisi untuk bisa ikut CSAT dan syok berat setelah tahu kalau CSAT dibatalkan, itu artinya perjuangan mereka untuk membasmi makhluk makhluk itu sia sia, poin tambahan yang dijanjikan ternyata nggak pernah ada, mereka benar benar dijadikan alat sama pemerintah untuk melawan semua makhluk itu tanpa perlindungan dari siapapun. Wajar sih mereka stress, mereka cuma remaja 19 tahun yang cuma kepengin menjalani masa SMA mereka dengan normal. Kook Young Soo ternyata nggak terlahir dari keluarga yang kaya, ibu bapaknya harus kerja keras setiap hari untuk membiayai sekolah dia dan adik adiknya, jadi nggak heran kalau dia berjuang keras banget di tengah kehancuran negaranya akibat para makhluk misterius itu supaya bisa masuk universitas terbaik, dapat pekerjaan terbaik, dan bisa mengubah nasib keluarganya sebab dia nggak mau nasibnya di masa depan kayak ayah ibunya, dia juga nggak mau adik adiknya punya nasib yang sama kayak orangtua mereka, dan di sini, yang tahu soal alasan Young Soo berambisi ikut CSAT cuma Yi Cheol. Teman teman sekelasnya nggak ada yang tahu, bahkan nggak ada yang bertanya kenapa Young Soo seambis itu. Mereka cuma bisa menyalahkan tingkah Young Soo yang nggak bisa menerima kenyataan kalau CSAT buat angkatan mereka dibatalkan. Jang Soo, salah satu tokoh di sini yang kalau nggak salah adalah wakil ketua kelas, berusaha menenangkan Young Soo dengan bilang kalau CSAT nggak diadakan, masih ada tahun depan, tapi itu nggak membuat Young Soo tenang karena Young Soo nggak punya guru privat atau pergi ke tempat bimbel kayak teman temannya. Teman temannya rata rata adalah orang yang mampu secara finansial, jadi kalaupun gap year juga mereka nggak masalah, sementara buat Young Soo, gap year adalah masalah besar buat dia karena dia akan membebani keluarganya. Aku juga nggak bisa menyalahkan Young Soo yang nggak menceritakan soal kenapa dia ambis banget buat ikut CSAT ke teman temannya karena mungkin itu adalah hal memalukan buat diketahui sama banyak orang, tapi di satu sisi aku juga nggak bisa melulu menyalahkan teman teman sekelasnya yang nggak menanyakan kenapa Young Soo seambis itu karena keadaan mereka sendiri juga sulit. Setiap anak punya konflik batin dan pikirannya sendiri, mereka juga udah capek fisik dan batin, jadi kalau harus dituntut ini itu juga bakalan capek berkali kali lipat.
Situasinya sulit dan kacau banget, sampai aku yang nonton udah capek mau menyalahkan siapa dan siapa. Mau nyalahin pemerintahnya karena nggak melindungi anak anak itu, tapi ya gimana, mereka juga kehilangan banyak personel tentara yang membuat mereka harus bertahan hidup dengan mengorbankan anak anak itu sebagai tameng selama mereka mengembangkan senjata untuk memusnahkan bola bola itu dalam waktu yang singkat. Mungkin mereka memang harus berkorban dan dikorbankan, supaya perang melawan para makhluk itu selesai, walaupun memang pelik banget, tapi, yah... begitulah.
Kenapa jadi serius banget gini ya, hehe.
Tapi terlepas dari ini itu, aku berani kasih rating drakor ini 9/10 karena komedinya dapat, kemistri para pemainnya dapat, persahabatannya dapat, perjuangan untuk bertahan hidup juga dapat, endingnya juga mantap walaupun yah wkwkwkwkwkwkwkwkwkwkw ah, sudahlah, tapi di akhir episodenya, beruntung banget dikasih kilasan video "dibuang sayang" istilahnya yang memperlihatkan scene dimana semuanya masih normal dan baik baik aja, di saat mereka semua cuma murid SMA biasa.
Aku nggak tahu banyak soal sinematografi dan unsur unsur dalam film yang harus diperhatikan untuk membuat kritik film dan ulasan, tapi ini adalah caraku mengulas film itu. Memang nggak sesuai dengan pedomannya, tapi semoga bisa dipahami.
0 comments:
Posting Komentar